Jumat, 25 Desember 2020

quotes 2


Hidup tanpa cita cita bagai kapal layar tanpa kemudi,
 semangat hidup untuk menggapai sesuatu tidak cukup hanya berangan angan, namun harus ada kesungguhan dan niat kuat untuk mencapainya. 

Meskipun banyak kendala yang harus di lalui, tetapi

 “jadikan Sabar dan Sholat sebagai penolongmu”

Artikel Pendidikan




Artikel

 

Peningkatan Mutu Sekolah Dasar

Lomba  karya tulis  ilmiah dalam rangka

HUT   PGRI  kabupaten  Serang 2019

Juara III

 

Strategi Peningkatan Mutu Sekolah Dasar

 

Ilmu pengetahuan merupakan suatu hal yang sangat penting, sebab dengan ilmu yang dimiliki seseorang,  akan menjadi satu indikator yang membedakannya dengan orang lain, bahkan dengan ilmu pengetahuan itu pulalah yang mengantarkan seseorang memiliki  kedudukan yang tinggi dan mulia, secara sederhana.

Pandangan N. Driyarkara SJ : Budi pekerti memiliki arti sebagai tabiat yang kita maui atau kehendaki sehingga perlu kita bangun secara terus menerus bermodalkan anasir-anasir warisan yang terbawa dari kelahiran kita.  Dalam usaha membangun tabiat yang kita maui atau kehendaki ini kita juga harus berhadapan dengan pengaruh-pengaruh lingkungan, sekitar

Perubahan perubahan tahap petumbuhan dan watak dipengaruhi oleh keseharian seiring perkembangan kejiwaan anak dikelanjutan hidupnya, maka kita diharapkan selalu membentengi secara total baik secara fisik, kejiwaan dan kecerdasan, sikap sosial ahlak maupun spiritual. Memang hal ini tidak mudah karena memerlukan waktu dan proses yang lama selain berbagai tantangan yang akan dihadap

1.      Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar

Pendidikan karakter sudah pernah diluncurkan sebagai gerakan nasional pada 2010. Namun, gema gerakan pendidikan karakter ini belum cukup kuat. Karena itu, pendidikan karakter perlu digaungkan dan diperkuat kembali menjadi gerakan nasional pendidikan karakter bangsa melalui program nasional Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Pendidikan karakter mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka memiliki dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat, dan warganegara  yang religius, nasionalis, produktif, dan kreatif. penanaman karakter positif ini sangat diperlukan sejak dini agar bisa menjadi modal mereka dalam mengarungi perjalanan hidup yang sangat berat

Secara programatik, adalah usaha bersama semua guru dan pimpinan sekolah, melalui semua  mata pelajaran dan budaya sekolah Pembinaan dan pengembangan itu terjadi melalui proses aktif peserta didik dalam belajar.,Disiplin dalam melakukan kegiatan sehari hari mulai dari  pembiasaan dalam  tata tertib sekolah, datang ke sekolah hingga pulang sekolah, Pendidikan budaya dan karakter bangsa diartikan sebagai proses internalisasi serta penghayatan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang dilakukan peserta didik secara aktif dibawah bimbingan guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan serta diwujudkan dalam kehidupannya di kelas, sekolah, dan masyarakat

2. Menjadikan Sekolah Dasar Negeri sebagai Sekolah Rujukan bagi Sekolah DasarLain

Sekolah sebagai system sosial pada hakikatnya merupakan susunan dari peran dan status yang berbeda-beda, dimana masing-masing bagian tersebut terkonsentrasi pada satu kekuatan legal struktural yang menggerakkan daya orientasi demi mencapai tujuan tertentu. Tentu saja sistem sosial tersebut bermuara pada status sekolah sebagai lembaga formal. Sosialisasi dan enkulturasi melalui pendidikan dengan belajar adat (kebiasaan sosial).

Lingkungan sekolah merupakan suatu sistem yang terdiri dari sejumlah variabel dan faktor utama yang dapat diidentifikasi sebagai budaya sekolah, kebijakan dan politik sekolah, kurikulum formal, dan bidang studi. Variabel dan faktor sekolah sebagai sistem sosial

Sekolah  Dasar Negeri Tegal jetak tumbuh dan berkembang sejak tahun 1973  telah menghasilkan lulusan terbilang cukup baik. Menjadi sekolah dan pusat kegiatan gugus 2  Sebagai central Sekolah  Dasar Negeri tegal jetak mengadakan KKg , musyawarah perkembangan keset araan mutu sekolah  ke  sekolah imbas, bekerja sama dengan pihak berwenang  menumbuhkan semangat mendidik yang lebih baik dan berkualitas,mengadakan Pembinaan, pengembangan dipusatkan di Sekolah Dasar  Negeri Tegal jetak sebagai sekolah inti mendominasi perkembangan pendidikan,kususnya di kecamatan ciruas dan kabupaten Serang karena  selain hasil capaian kelulusan serta prestasi yang di dapat, sekolah  juga menjadi mitra USAID prioriitas selam 5 Tahun, pemenang  pengelolaan perpustakaan terbaik dan hasilnya di imbaskan kesekolah sekolah yang membutuhkan pengetahuan tentang pengelolaan perpustakaan  serta budaya membaca  .baik di dalam kota atau kabupaten lainnya

1.      Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Sekolah  Dasar

Manajemen Berbasis Sekolah atau yang lebih kita kenal dengan sebutan  MBS adalah bentuk penerapan otonomi daerah bidang  pendidikan sebagai alternatif baru dalam pengelolaan pendidikan yang lebih menekankan kepada kemandirian dan kreativitas sekolah serta memberikan otonomi (kewenangan dan tanggungjawab) lebih besar kepada sekolah, memberikan fleksibilitas/keluwesan-keluwesan kepada sekolah, dan mendorong partisipasi secara langsung warga sekolah (guru, siswa, kepala sekolah, karyawan) dan masyarakat. implementasi manajemen kurikulum dan pembelajaran juga sebagai awal yang baik untuk menuju sekolah yang efektif

 Untuk mengimplementasikan manajemen berbasis sekolah secara efektif dan efisien, kepala sekolah perlu memiliki pengetahuan kepemimpinan, perencanaan, dan pandangan luast tentang sekolah dan pendidikan. Lebih lanjut lagi, kepala sekolah dituntut untuk melakukan fungsinya sebagai menejer sekolah dalam meningkatkan proses belajar-mengajar, dengan melakukan supervisi kelas, membina, dan memberikan saran-saran positif kepada guru. Di samping itu, kepala sekolah juga melakukan tukar pikiran, sumbang saran, dan studi banding antarsekolah untuk menyerap kiar-kiat kepemimpinan dari kepala sekolah yang lain

2.      Melaksanakan kurikulum 2013 di sekolah Dasar

Kurikulum mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang menempatkan budaya Indonesia sebagai dasar pengembangan pendidikan Indonesia yang mampu dan bermanfaat untuk mengembangkan kualitas manusia Indonesia

Beberapa Pilihan strategi ini dilaksanakan secara simultan, dan harus tergambar dalam langkah-langkah model pembelajaran berbasis multikultural.

A. Strategi Pencapaian Konsep. Digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam melakukan kegiatan eksplorasi budaya lokal untuk menemukan konsep budaya apa yang dianggap menarik bagi dirinya dan selanjutnya menggali nilai-nilai yang terkandung dalam budaya daerah asal tersebut.agar latar budaya setempat tetap terjaga.

B. Strategi cooperative learning. Dalam tataran belajar dengan pendekatan multikultural, penggunaan strategi cooperative learning, diharapkan mampu meningkatkan kadar partisipasi siswa dalam melakukan rekomendasi nilai-nilai lokal serta membangun cara pandang kebangsaan, meningkatkan kualitas dan efektivitas proses belajar siswa, suasana belajar yang kondusif dalam pembelajaran.

C.Strategi analisis sosial . Difokuskan untuk melatih kemampuan siswa berpikir secara induktif, dari setting ekspresi dan komitmen nilai-nilai budaya lokal (cara pandang lokal) menuju kerangka dan bangunan tata pikir atau cara pandang yang lebih luas dalam lingkup nasional (melalui cara pandang kebangsaan).

D.Strategi analisis nilai, siswa memiliki keterampilan mengembangkan kecakapan hidup dalam menghormati budaya lain, toleransi terhadap perbedaan, akomodatif, terbuka dan jujur dalam berinteraksi dengan teman (orang lain)).

3.   Implementasi Gerakan Literasi di sekolah Dasar

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, salah satunya, mengenai kegiatan membaca buku nonpelajaran selama lima belas menit sebelum waktu belajar dimulai. Kegiatan tersebut adalah upaya menumbuhkan kecintaan membaca kepada peserta didik dan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus merangsang imajinasi.

Sekolah kami SD Negeri Tegal jetak mendapat Ruang perpustakaanyang dari dana  APBN tahun 2010  terdiri sekitar 6000 buku yang terdiri dari  berbagai jenis,  adapulatambahan baik  hibah atau  infak dari siswa yang lulus setiap tahunnya, selain itu pula kumpulan kliping hasil karya siswa di kegiatan pembelajara.n

Beberapa gerakan literasi yang telah diklakukan di sekolah antara lain

·         Memberi nama jenis tanaman  yang ada di sekitar sekolah, selain siswa mengenal nama nama jenis tanaman, bagi siswa kelas rendah yang masih berlatih mengeja tanpa bimbingan guru ketika sedang bermain dihalaman sekolah secara spontan membaca dan mengeja kata sebuah nama yang tertera di batang tanaman

·         Pildacil setiap jum`at pagi dengan menampilkan 2 orang siswa untuk membaca dan berpidato membaca juz  ama atau beberapa ayat pendek selama 15 menit sebelum belajar di mulai. Membaca senyap, membaca nyaring dan membaca lanjut bergantianbiasa dilakukan di saat kegiatan berlangsung sesuai kebutuhan langkah langkah pembelajaran

·         Membuat  pojok baca di setiap sudut kelas dengan variasi buku bacaan yang di bawa siswa dari  rumah, tersedianya rak baca di setiap teras kelas agar warga sekolah bisa membaca di manapun yang dianggap nyaman

·        Saung baca untuk siswa yang mendapat layanan bimbingan konseling membaca bagi siswa kelas rendah dan juga dapat digunakan membaca buku dari perpustakan

·         Poster poster  jenis baleho atau pamplet gerakan membaca dan pesan moral serta kata kata bijak  yang di setiap tebok gedung yang sesuai dengan kegunaan ruangan

Mengadakan  perlombaan atau mengikuti kompetensi baik di sekolah maupun luar sekolah seperti acara bulan bahasa, dan hari besar lain sebagai satrana evaluasi kompetensi hasil belajar diantaranya, mewarnai lomba puisi, mendongeng, drama, cerita rakyat,  cergam, pidato dan pildacil. mengikuti FLSN dan kompetensi lainnya  baik  tingkat kecamatan kabupaten maupun propinsi.

 Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, tentunya di mulai dari kesadaran tinggi  serta tanggung jawab dari diri kita, lalu membias dan jadi panutan untuk terus memperbaiki kekurangan, Terima kasih semoga bermanfaat.

                                                  

 

 

Biodata penulis

            Luda Sofiah,S.Pd  

           ludasofiah@gmail.com

                                          

Luda Sofiah,S.Pd Kelahiran     Serang, 7 februari 1970 tamat  SPG Negeri Serang tahun 1989 melanjukan kuliah di D2PGSD UPI  kampus Serang  tahun 2003   menjadi PNS tahun 2008 setelah menjadi  tenaga sukwan  selama  11 tahun, melanjutkan  S1 STKIP Sukabumi 2008 dan  S1  PGSD UT  tamat 2015

Menyukai menulis membaca membuat  cerpen, puisi artikel serta Membaca buku beberapa  penghargaan hasil karya dan  pembinaan yang di dapat,  selain, mengajar di SD Negeri Tegal jetak juga pernah menjadi fasilitator USAID Priorita Banten  2012- 2017, menjadi nara sumber budaya baca dan sosialisasi Pendidikan

,Menulis 14 karya Buku Antologi cerpen dan puisi  ( Bukan Tanah Jawara Lagi, Puisi 1000 guru ASEAN, Bendera Sepenuh, Tiang, Perempuan di atas bukit, Hujan da kenangan, Cerpen  Bidadari Reza, Ada Surga di Rumah Kita, 3 Alinea Ayah), Peneroka,Quotes, cerpen pikni ala Pandemi, Pantun budaua Nusantara, Pantun Serinu guru, cerpen Meraih NIP  

 

 

 

 


 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Luda Sofiah, S.Pd


Senin, 14 Desember 2020

Artikel positif thinking

 Berpikir positif. 

Stay healthy!


Mungkin ini merupakan jawaban yang mudah tertebak dan sering dilihat dimana-mana. Tetapi memang faktanya, pola pikir yang positif memiliki manfaat bagi tubuh dan pikiran manusia. Berikut di bawah ini merupakan beberapa manfaatnya:


Penghilang stress

Individu yang memiliki pola pikir positif tidak akan mebiarkan dirinya merasakan frustasi jangka panjang. Tapi jangan salah, bukan berarti mereka dengan pola pikir positif tidak bisa merasakan emosi yang kurang menyenangkan. Tentu saja bisa, tetapi mereka akan dengan sendirinya menerima konsekuensi tersebut. Mereka lebih memilih untuk fokus terhadap hal-hal yang dapat dikontrol dan bergerak ke depan mencari solusi, bukan justru diam di tempat memeluk ketidaknyamanan yang mereka hadapi. Seperti misalnya, kondisi pandemik mengenai COVID-19 ini pada awalnya membuat seseorang takut dan cemas. Tetapi dengan berpikir positif, orang tersebut lebih memilih untuk fokus terhadap hal-hal yang dapat ia lakukan untuk mencegah terkenanya virus dibanding berdiam diri memikirkan ketidakpastian di luar sana yang tidak bisa ia kontrol. Individu dengan pola pikir positif tersebut fokus melakukan pencegahan, misalnya social distancing, rajin cuci tangan, menerapkan etika bersin dan batuk, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi. Dengan begitu, individu tidak memiliki ruang untuk merasakan stres berkepanjangan.


Meningkatkan imunitas

Selain makanan sehat, pikiran yang sehat juga merupakan asupan yang penting bagi imunitas tubuh kita. Pikiran memiliki pengaruh yang kuat terhadap tubuh manusia. Individu dengan pola pikir yang positif dapat memiliki imunitas tubuh yang lebih baik sehingga besar kemungkinannya ia terbebas dari penyakit atau virus. Sebaliknya, individu dengan pola pikir negatif justru menurunkan tingkat imunitas tubuhnya, dan tidak kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit atau virus.


Meningkatkan well-being

Dengan pola pikir positif, individu dapat mengembangkan pola hidup yang lebih sehat. Seperti misalnya, dapat mengatasi stress dengan baik dan menghindari perilaku yang tidak sehat. Dengan adanya kebiasaan tersebut, kesejahteraan individu seecara keseluruhan pun akan meningkat.


Ketangguhan yang lebih baik

Ketangguhan yang dimaksud merupakan kemampuan seseorang dalam menghadapi masalah. Dengan pola berpikir positif, individu dapat meningkatkan ketangguhannya sehingga ia memiliki kemampuan untuk menghadapi krisis atau trauma dengan baik.


Kamis, 10 Desember 2020

Dongeng asal mula kampung prisen Tahun 2015/16



        Waktu itu sekolahku mendapat  kepercayaan membuat sosiodrama, aku  dan salah satu teman yang memiliki informasi tentang asal sebuah kampung menyodorkan teks  dongeng  asal mula kampung prisen , kaamipunmembahas cerita tersebut akan kalimatnya lebih difahami, karena cerita tersebuta berbentuk informasi dari beberapa kasepuhannya, teks yang di berikan tersebut sempat  berulang kali ku baca, ku utak atikdengan kalimat yang bisa di terima oleh penyimak drama nanti ketika lomba, hingga tiga  kali bongkar pasang kalimat  yang akan dijaikan naskah, sugguh pekerjaan yang tak mudah dan butuh konsentrasi .

    Latihan di mulai dengan memilah siswa yang mau dan percaya diri untuk bisa berakting, cukup menjengkelkan ketika latihan kadang tidak hadir namun terus di motivasi dengan cara pendekatan ke orangtua murid, aku hampir putus asa karena dukungan dan semangat siswa kadang kurang Di tengah perjalanan latihan, banyak kalimat yang haus  disesuaikan.

 Dan siswa mulai semangat kembali Agar hafal kucari cara lain dengan melalui  rekaman atau  dubing, sekali lagi ternyata dubing itu melelahkan ketika merekam suara, untungnya aku dibantu anak lelakiku yabg mahir editing. karena biasa merilis film anime. Dan ternyata editing dubing ini  harus dilakukan berulang ulang, Agar mendapatkan hasil yang pas,  Peralatan dubing seadanya. Hampir setiap sore siswa harus datang dan latihan di rumah karena peralatan dubing adanya di rumah. Pekerjaan rekaman hampir selesai tinggal mengediit suara dan latar musik pengiring. Memiih musik membutuhkan waktu agar sesuuai dengan adegan.dan peran  sekitar  3 malam berturut rurut merilis rekaman ini. Sedang waktu hanya 8 hari  Dan waktunya kebetulan bersammaan dengan persiapan monev kinerja sekolah, sempat di komen tak enak Buatku yang pasti aku mengerjakan  sesuai pembagian tugas monev. .

        Persiapan properti disesuaikan dengan peran, temanku menmbeli burung dan properti yang di butuhkan , Tiba di saat perlombaan baru di mulai,  tiba tiba burung yang kami bawa terbang di ruangan, aku dan temnku sempat panik, lalu aku segera telephone meminta bantuan teman yang ada d sekolah sambil membawa benda yang tertinggal,jarak lokasi lomba dan sekolh cukup jauh 8 kilometer. hati kami mulai merasa pesimis, tapi Alhamdullah teman yang kupinta untuk datang tiba di lokasi dan lanngsug menyiasati penangkapan burung yang berada di pojok ruangan, Untung tidak mengganggu penonton dan panitya, aku mengelus dada.kembali. sungguh pengalaman yang meggelikan .

        Tiiba siswanya tampil,  aku bersiap dengn laptop untuk mengatur latar musik yang sudah di buat sebagai pengiring drama, cukup repot ketika satu siswa berperan 2 tokoh. temanku yang satu mendampingi para tokoh  kami hanya berdua dan teman yang datang pun masih menemani tapi hanya sebentar, yang membuat aku kecewa tidak ada yang merekam siswa ketik tampil. karena aku hanya berdua dengan temanku. sempat iri dengan kandidat lain karena pendampingnya banyak.

        Peserta masih banyak yang belum mendapat giliran tampil, karena  azan duhur sudah berkumandang,maka acara di hentikan satu jam untuk isola 

 Aku mengingatka siswaku "Ayo sholat gantian minta supaya juara", merekapun bergantian sholat,  setelah kami selesai  sholat, aku tanya mereka lagi "sudah doa minta supaya juara?" Tanyaku "sudah bu" jawab mereka . acara dilanjutka. kemabli  kmai menyaksikan  hingga selsesai.

        Pengumuman mulai di bacakan aku menggenggam tangan dan berkatalirih  harus juara! temanku sempat bertanya kira kira kita juara tidak ya, ku jawab  juara 1!!, jawabku dan memang benar kami mendapat juara pertama. Kami kompak berteriak "YES!! berhasil"

        Rasa syukur yang tak terkira.. Proseslatihan  kami selama 8 hari siang malam digarap  ternyata membuahkan hasil, kami bangga, usaha yang tidak sia  sia. Usaha harus diiringi doa" dan niat iklas demi siswa untuk memiliki pengalaman dan prestasi dengan tulus InsyaAllah.. 

Pengalaman berharga yang tak pernah dilipa kini siswa tersebut mmpu memilki prestasi dongeng di sekolah nya saat ini  ,Buguru bagga nak! bakatmu terus di kembangkan ya .

Rabu, 09 Desember 2020

Antologi puisi karya siswa kelas 3 b SD negeri Tegal jetak


 

Kata bermakna

Ungu 

 Warna yang menampakan keteguhan 

Tak  tergoyah  semilir angin yang menggoda 

Terpatri ketegasan hati

Menyimpan banyak cerita  

Terlalu dalam menyelami makna 

Biduk yang berlabuh  di depan mata 

Jelas tak bergerak

 Menggenggam bara diri 

 Tak peduli genderang bertabuh 

Yang dinikmati hanya    kidung hati 


💁💁

 

 

Senin, 07 Desember 2020

video iklan BDR lomba LPMP


💪


 

Quotes 1


 

“Kreativitas mampu menciptakan hal baru tanpa takut salah, berani melawan arus dengan logika tanpa batasSetiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan, jadikan kelebihanmu adalah motivasi untuk meraih prestasi, tinggalkan kelemahan yang hanya mematahkan semangatmu”. Luda Sofiah


 Renung07122020


Rabu, 02 Desember 2020

5 Tips menjadi guru idola jaman now



Banyak cara menjadi idola. Tidak selalu dengan mengikuti ajang idol yang marak di televisi akhir-akhir ini, seperti Indonesian Idol, Indonesia Mencari Bakat, Indonesia’s Got Talent dan lain sebagainya. Tidak juga dengan mengupload video kita di youtube, seperti yang banyak terjadi sekarang. Sebagai guru kita juga bisa menjadi seorang idola, khususnya idola bagi murid-murid kita. Tapi, tak ada guru yang langsung menjadi idola di hadapan anak didiknya, meskipun guru tersebut berwajah tampan dan cantik. Sebab penampilan fisik semata tidak menjadi jaminan guru itu menjadi guru idola.

Hal yang perlu diperhatikan dan dipraktekkan (dilaksanakan) oleh guru untuk dapat menjadi guru idola antara lain :  Pertama yang perlu kita lakukan adalah dari diri kita sendiri. Kesan pertama apa yang akan kita munculkan ketika pertama kali bertemu dengan mereka? Apakah anda seorang guru yang suka bercerita lucu, tak banyak bercanda, senang memberikan motivasi, belajar lewat cerita motivasi, sangat disiplin dan tegas, senang berbaur dengan mereka, mau terbuka untuk mendengarkan keluh kesah mereka, atau ingin disegani oleh mereka? Maka jadilah diri sendiri. Percaya diri adalah kunci segalanya. Jadilah guru yang selalu unik di mata murid kita . 

Kedua,murid-murid identik dengan jiwa kekanak-kanakan. Oleh karena itu guru diharapkan mengetahui apa-apa saja yang disenangi murid-muridnya, mengajak mereka bernyanyi sebelum mulai belajar, bisa juga dengan membacakan dongeng kepada mereka. 

Ketiga, guru itu harus bisa menanamkan sifat disiplin kepada anak muridnya. Disamping itu seorang guru mesti disiplin terlebih dahulu. Jika seorang guru selalu datang terlambat, maka murid-murid tidak akan respek dan tidak akan mau melakukan apa yang disuruh gurunya terkait dengan kedisiplinan. 

Keempat, seorang guru harus kreatif, tidak sombong, rendah hati, selalu melemparkan senyum termanisnya, tidak pilih kasih, mampu bersabar ketika peserta didiknya bandel, dan senantiasa bersyukur pada Allah SWT

Sayangnya dalam proses belajar mengajar masih ada sebagian guru memiliki sikap  ingin menguasai dan secara otoriter mamaksa murid-murid agar patuh terhadap perintahnya. Kecintaan terhadap anak didik telah berkurang, mengancam anak didik bila melanggar aturan, sehingga pada saat proses belajar mengajar membuat mereka menjadi merasa takut dan membuat suasana  kelas menjadi tegang.  

Seorang guru yang baik mestinya harus  bijaksana dalam mempertimbangkan dan memperlakukan siswa sesuai dengan karakternya, karena setiap  peserta didik memiliki keunikan dan kepribadian yang berbeda.

Hal yang harus dipahami oleh guru adalah tidak semua murid punya daya tangkap yang sama ketika menerima pelajaran. Ada yang cepat dan ada yang lambat. Dengan adanya kondisi ini guru harus bisa memahami kelebihan dan kelemahan muridnya, sehingga muridnya mampu berkompetensi sesuai dengan potensinya masing-masing. Untuk menjadi  guru yang diidolakan oleh murid-,muridnya, ia mesti terlebih dahulu menanamkan dalam dirinya untuk tetap komitmen dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai guru. Kecintaan terhadap tugas diwujudkan dalam bentuk curahan tenaga, waktu dan pikiran, dan bersikap professional. Bila guru memahami dan mengenal kepribadian murid-muridnya, maka guru yang bersangkutan akan disenangi oleh murid-muridnya. Itu artinya, jika sudah disenangi maka apa yang disampaikan di kelas akan mudah ditangkap oleh murid-muridnya.  Otomatis dia akan menjadi idola di hadapan murid-muridnya, karena mereka merasa dihargai dan merasakan kenyamanan dalam belajar

Selain itu, guru juga harus mampu menguasai bermacam-macam metode mengajar secara mendalam, karena proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh guru dalam menyampaikan materi yang diajarkan kepada murid agar dapat mempengaruhi  tujuan dari pendidikan dapat tercapai dengan baik. Guru dituntut untuk terus mengadakan pembaharuan.  Terutama yang berhubungan dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Berbagai teknik pembelajaran, baik itu metode, pendekatan, maupun tata cara atau aturan dalam pembelajaran yang dirancang untuk menghasilkan transfer ilmu pengetahuan dari guru ke siswa harus terus dievaluasi

Sebagai seorang guru maka harus mampu mengamalkan 5 paradigma berikut : (1) Menjadikan 3 sasaran bidang garap pendidikan (koginitif-psikomotor-afektif) berkembang secara optimal, (2) Mengakui dan menghargai kecerdasan anak yangberbeda, (3) Menyesuaikan gaya belajar siswa, (4) Menfokuskan pada aktifitas siswa, (5) Menfokuskan pada penguatan kemampuan bukan ketidakmampuan siswa

Salah satu prinsip belajar adalah aktivitas yang menyenangkan dan menantang. Prinsip ini dapat dipenuhi. Salah satunya dengan kemampuan menghidupkan suasana. Suasana yang menggairahkan dalam belajar dapat ditempuh dengan ice breaking yang bisa kita sisipkan dengan game/permainan dalam pembelajaran di dalam atau di luar kelas. Dengan demikian, kita telah berusaha untuk menyatukan pikiran dan jiwa kita dengan siswa hingga terjalin kebersamaan dan saling memahami satu dengan yang lainnya.  Nah..sebagai guru, marilah kita memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan kepada murid agar mereka senang belajar. Usahakan pula mereka mendapat learning by doing atau belajar sambil mempraktikkan sehingga belajar jadi lebih menyenangkan dan menggairahkan.  Selamat berjuang Bapak/Ibu guru. Semoga kita bisa mengantarkan anak didik ke gerbang kesuksesan dan jadilah idola bagi murid-murid kita. Wallahualam

Penulis : Santun Awi Jasica (Guru SDN 07 Nan Sabaris, Padang Pariaman) 


ANTARA KONEKSI MAYA DAN SENTUHAN HATI

 13 6 26 Tema   Digitalisasi   ANTARA KONEKSI MAYA DAN SENTUHAN HATI Oleh: Luda Sofiah, S.Pd,.M.M Kita berada dalam zaman di mana pe...